Bahasa Gado Gado

Orang tua biasanya akan senang kalau anaknya sejak kecil sudah bisa berbicara dalam beberapa bahasa. Tidak heran jika sekarang banyak pre-school yang memberikan pelajaran dalam dua atau tiga bahasa sekaligus.

Carmello di sekolah mendapatkan pelajaran dalam bahasa Inggris dan Mandarin sedangkan di rumah dominan menggunakan bahasa Indonesia. Kadang-kadang kami suka ajak dia bicara dalam bahasa Inggris dan kakeknya suka menggunakan bahasa Mandarin.

Hasilnya ternyata bahasa gado-gado. Contoh beberapa kalimat yang dia ucapkan secara spontan :

“Fei ji nya goyang-goyang”

“Di sini juga christmas-an ya” (maksudnya natalan)

“Ada kereta … wow, so high!”

“Mello tadi fall down”

Di kesempatan lain waktu main-main dengan flashcard

Gambar lingkaran – Mello : “Circle!”

Gambar bujursangkar – Mello : “Square!”

Gambar segitiga – Mello : “San jiao xing!”

Tiba-tiba ganti bahasa deh.

Jadi bagaimana ya mengajarkan multi bahasa tapi dalam penggunaannya jangan sampai campur aduk?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: