O Solo Mio

Tanggal 4 September kami kebetulan sedang berada di Solo dalam rangka tugas kantor. Pas jam makan siang my dad tiba-tiba mau makan steak yang enak. Bingung juga karena tidak terlalu familiar dengan restoran steak di Solo. Kalau cari nasi liwet, nasi langgi, atau bakso sih banyak yang enak.

Setelah browsing singkat di handphone dapat rekomendasi rumah makan “O Solo Mio”. Sebenarnya spesialisasinya makanan Italia, tapi ada steaknya juga, dan letaknya hanya di seberang Novotel dimana kami menginap (Jalan Slamet Riyadi).

Bangunannya seperti rumah biasa, didominasi warna kuning. Di depannya juga ada becak warna kuning dan vespa kuning. Ada tulisan O Solo Mio di becaknya🙂

My Dad di depan O Solo Mio

Setelah masuk ke dalam ternyata cukup luas, ada area indoor dan outdoor. Ada juga tungku untuk memanggang pizza di area outdoornya.

Dapur dan tungku

Bagian dalam resto

Menunya cukup beragam mulai dari macam-macam sup, salad, pasta, pizza, steak, hingga dessert. Harganya berkisar puluhan ribu untuk pasta dan pizza serta puluhan ribu hingga sedikit di atas seratus ribu untuk steak. Untuk standar Jakarta lumayan, tapi kalau masuk hitungan makanan di Solo mahal juga ya.

Menu yang dipesan hari itu adalah mushroom soup, rib eye steak, tiramisu, dan capuccino. Sengaja hanya pesan sedikit karena sebenarnya saya masih agak kenyang hasil dari big & late breakfast di novotel, dan saya tahu my dad makannya ngga akan habis, jadi lebih baik di share saja.

Sebelum makanan yang dipesan tiba, mereka menyajikan appetizer berupa sepiring dough tipis panggang yang disajikan dengan olive oil beserta dua gelas air putih (semua complimentary).
Mushroom soup enak, bukan soup instant, cukup terasa jamurnya. Rib eye steak datang dengan semangkok salad. Steaknya empuk dan enak, dilengkapi dengan jamur, kentang bakar, tomat mini, garlic, dll. Bumbunya khas mediterreanean. Tiramisunya lumayan tetapi menurut saya masih lebih enak di beberapa tempat lain.

Penampakan makanannya

Kalau sedang di Solo dan mau cari makanan lain yang bukan khas Solo, tempat ini boleh dicoba.

3 Responses to O Solo Mio

  1. sety says:

    aduh… asyik asyik asyik….
    udah lama gak ke solo nih, udah lebih dari 4 tahun. padahal orang solo!
    kapan bisa ke solooooooo!!!!🙂

  2. Sangat disarankanlah ke sini bwt yg suka santapan “luar biasa” di Solo :))

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: