Penyerahan Royalty untuk karya Gesang, Kusbini, Ibu Mursih serta peluncuran album 70th Anniversary of Bengawan Solo

Pada hari Jumat, 1 Oktober 2010 diadakan acara penyerahan royalty oleh Penerbit Karya Musik Pertiwi (PMP) kepada penerima wasiat Bapak Gesang, ahli waris Bapak Kusbini, dan ahli waris Ibu Mursih & Edy Natawisastra di kota Solo. Saya menghadiri acara ini bersama para pencipta lagu anggota PMP atau ahli warisnya yang tinggal di Solo dan sekitarnya, keluarga besar alm Bapak Gesang, serta tamu khusus yaitu keluarga Drs. H. E. Hidajat dari Bandung yang merupakan ahli waris dari Ibu Mursih & Edy Natawisastra.

Gesang merupakan pencipta lagu legendaris Bengawan Solo, Kusbini adalah pencipta lagu Nasional Bagimu Neg’ri, dan Ibu Mursih & Edy Natawisastra merupakan pencipta tembang sunda terkenal, Es Lilin.

Acara tahun ini terasa berbeda karena biasanya setiap tanggal 1 Oktober PMP mengadakan acara penyerahan royalty di Solo bersamaan dengan perayaan ulang tahun Bapak Gesang, namun di tahun 2010 ini Bapak Gesang telah tidak lagi bersama dengan kita di dunia ini, namun kiranya semangat dan kecintaannya akan keroncong tetap kita kenang dan lanjutkan.

 

Acara penyerahan royalty dan santunan

 

Selain penyerahan royalty, dilakukan juga penyerahan santunan uang duka kepada keluarga Bapak WS. Nardi, pencipta lagu keroncong yang juga merupakan anggota Penerbit Karya Musik Pertiwi, yang meninggal dunia belum lama ini.

PT. Penerbit Karya Musik Pertiwi (PMP), yang mulai berdiri sejak tahun 1996, hingga saat ini telah dipercaya oleh lebih dari 125 pencipta lagu Indonesia untuk mengelola lagu-lagu hasil karya mereka agar baik hak moral maupun hak ekonomis mereka dapat terpenuhi. Pengelolaan ini dilakukan oleh PMP atas penggunaan lagu-lagu tersebut baik di dalam maupun luar negeri. Dari hasil pengelolaan tersebut, PMP secara rutin melakukan penyerahan royalty kepada para pencipta yang lagunya digunakan dalam periode tersebut. Royalty yang dibagikan dalam kesempatan ini merupakan hasil dari pengelolaan lagu-lagu karya para pencipta tersebut yang dilakukan oleh PMP dalam periode Januari sampai dengan Juni 2010 untuk wilayah Indonesia dan luar negeri.

Dalam kata sambutannya, Drs. H. E. Hidajat menyatakan bahwa sejak dikelola secara profesional oleh PMP, mereka menerima laporan dan pembayaran royalty secara teratur ,serta hasilnya lebih baik dibandingkan ketika masih mereka kelola sendiri.

 

Penyerahan royalty dan santunan

 

 

Foto bersama pencipta lagu dan ahli waris pencipta anggota PMP

 

 

Acara ramah tamah

 

Dalam kesempatan ini juga dilakukan peluncuran album istimewa “70th Anniversary of Bengawan Solo” yang berisikan lagu Bengawan Solo dalam beragam versi seperti orkestra keroncong asli dan modern, pop bossanova, salsa, world music, pop melayu, bahasa Belanda, dll yang dibawakan oleh artis-artis seperti Gesang, Waldjinah, Sundari Soekotjo dan Putri Intan, Henri Rotinsulu, Tuti Maryati, Sambasunda, Anthony S. Iin Indriani, Toto Salmon, Trio Ambisi, dll. Album ini diluncurkan dalam rangka mengenang 70 tahun terciptanya lagu Bengawan Solo.

 

Album “70th Anniversary of Bengawan Solo”

 

One Response to Penyerahan Royalty untuk karya Gesang, Kusbini, Ibu Mursih serta peluncuran album 70th Anniversary of Bengawan Solo

  1. sety says:

    selamat terus berkarya dan berbuat baik… kiranya keharuman-Nya terus boleh dirasakan orang-orang… wass -sety

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: