Boys Day Out

Si bocah sebelumnya sudah dua kali ikut daddy-nya ke lapangan basket waktu libur lebaran, tapi dia tidak pernah minta ikut pergi karena setiap daddy-nya berangkat ke lapangan (sabtu jam setengah enam pagi) dia masih tidur nyenyak.

Dua minggu lalu seperti biasa jam setengah enam sudah berangkat ke lapangan basket. Jam enam kurang sepuluh tiba-tiba handphone bunyi, diangkat ternyata suara si bocah.
M : Daddy pergi main basket ya, Mello mau ikut.

D : Daddy sudah di jalan. Mello main sama Mommy aja di rumah ya.
M : Mello mau ikut ke lapangan basket
D : Nanti kalau daddy lagi main, Mello sama siapa? Mommy kan ngga ikut. Mello di rumah aja ya

Telpon tiba-tiba putus. Setelah telpon tersambung lagi percakapan berlanjut, tapi si bocah kali ini bicara diiringi sesegukan tangisan
D : Mello mau ikut ke lapangan?
M : Iya
D : Nanti kalau waktu Daddy main Mello bisa main sendiri di pinggir lapangan?
M : Iya
D : Jadi good boy?
M : Good boy

Daddy-nya langsung putar balik jemput si bocah. Kata Mommy-nya waktu habis telpon pertama dia nangis2 “Daddy ngga mau balik jemput Mello” katanya.
Langsung berdua berangkat lagi ke lapangan dan ternyata cukup sukses, selama daddy main si bocah bisa duduk tenang di pinggir lapangan. Dan selama daddy break, baru main berdua di pinggir.

Minggu depannya untuk mencegah adegan putar balik di tengah jalan, hari Jumat malam si bocah ditanya dulu “Besok mau ikut daddy main basket?” Mau jawabnya.

Sabtu pagi mommy-nya siapin tas perabotan + bekal si bocah sementara daddy-nya bangunin & gantiin baju, setelah itu langsung berangkat. Kali ini dengan persiapan yang matang karena dari malamnya si bocah sudah packing ring portable + bola basketnya dan ditaruh di dekat pintu rumah untuk siap dibawa.

Ganti baju & siap-siap berangkat

Selama daddy-nya main, si bocah main2 di pinggir dengan teman2 daddy-nya yang jadi pengasuh dadakan. Lumayan juga bisa betah sekitar 2 jam lebih di lapangan.

Di lapangan tetap ngga mati gaya

Ikut serius latihan basket juga

Ngga tahu deh besok2 si bocah mau ikut terus atau tidak. Mudah2an teman2-nya daddy juga masih mau bermurah hati gantian jadi pengasuh si bocah di pinggir lapangan.
Siapa tahu juga dari kecil nongkrong di lapangan basket, nanti besarnya bisa main di NBA🙂

Boys Day Out

One Response to Boys Day Out

  1. sety says:

    dear Djak,
    very good training for the son. hal spt ini sangaaatttt besar manfaatnya bagi anak kita. teruskanlah, semoga si kecil tetap semangat dan makin menemukan perkembangan dirinya….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: