Basket Sea Games 2011

Kalau memang sudah suka sama basket memang susah. Sementara NBA lockout, kebetulan ada Sea Games, jadilah sengaja ambil cuti dari kantor dan meluncur ke Britama Arena di Kelapa Gading untuk nonton hari pertama pertandingan basket Sea Games. Karena harga tiket cukup mahal, supaya tidak rugi saya nonton dari game pertama sampai game terakhir (6 pertandingan). Tiket pertaningan basket bisa dibel langsung di ticket box di Britama Arena atau di Rajakarcis.

(update hasil pertandingan tim Indonesia di bagian bawah tulisan)

Tiket basket Sea Games 2011

Awal-awal penonton sangat sepi, tetapi tertolong oleh rombongan murid dari beberapa sekolah, tetapi semakin sore semakin penuh, terutama saat tim Indonesia tampil.Ada beberapa foto tiap pertandingan tetapi karena saya tidak membawa kamera, foto diambil menggunakan telpon genggam dengan keterbatasan shutter speed sehingga kualitasnya kurang bagus.

Game pertama adalah putra Thailand vs Vietnam. Perbedaan kualitas memang cukup jauh, jadi score cukup jauh untuk kemenangan Thailand.

Thailand vs Vietnam

Game kedua adalah putra Philippines melawan Cambodia. Pertandingan ini benar-benar berat sebelah 127-68. 12 pemain Philippines semua mencetak angka sementara untuk Cambodia 63 dari 68 angka dicetak hanya oleh 3 pemain saja. Game ini juga diwarnai dengan beberapa aksi dunk dari pemain Philippines.

Philippines vs Cambodia

Game ketiga adalah putri Malaysia melawan Philippines. Pertandingan ini berlangsung cukup ketat karena kualitas tim relatif berimbang. Sayang Malaysia terlambat panas dan tertinggal hingga double digit di quarter pertama, walau mereka berusaha keras mengejar ketinggalan, akhirnya Philippines berhasil mempertahankan keunggulan 64-56. Point guard tim Philippines walau sempat kram betis tetap tampil gemilang dan beberapa kali memupuskan usaha comeback Malaysia dengan tembakan tiga angka yang akurat di quarter terakhir.

Malaysia vs Philippines

Game keempat adalah tim putri Indonesia melawan Myanmar. Myanmar menurunkan 5 starter yang semuanya adalah pemain naturalisasi dari RRC. Mereka hampir tidak pernah melakukan pergantian pemain kecuali saat center mereka terkena foul trouble di akhir quarter kedua dan foul out di akhir quarter keempat.

Tim Indonesia sendiri tampil dengan semangat tinggi. Sempat unggul di menit-menit awal pertandingan, Indonesia berbalik tertinggal sebelum akhirnya kembali unggul 42-36 di akhir quarter kedua. Namun di quarter ketiga Myanmar tampil menggila dengan berkali-kali tembakan tiga angka yang akurat sehingga unggul sampai double digit. Di quarter keempat Indonesia berusaha keras mengejar ketinggalan namun hingga peluit akhir berbunyi tim tuan rumah harus mengakui keunggulan Myanmar 86-78. Namun demikian seluruh penonton tetap memberikan applause atas penampilan dan kerja keras para pemain putri Indonesia. Jecklyn Ibo mencetak 22 point untuk Indonesia, sementara pemain nomor 14 Myanmar tampil cemerlang dengan 31 angka.

Indonesia vs Myanmar

Game kelima adalah tim putra Singapore melawan Malaysia. Pertandingan ini berlangsung sangat seru dan ketat, namun ketajaman tembakan tiga angka pemain guard Malaysia membuat mereka akhirnya unggul 67-59.

Singapore vs Malaysia

Puncak pertandingan hari pertama adalah tim putra Indonesia melawan Myanmar. Menjelang pertandingan ini penonton mulai memadati Britama Arena. Tim Indonesia menurunkan Mario Wuysang, Amin, Rony Gunawan, Koming, dan Dodo sebagai starter. Sementara seperti tim putrinya, Myanmar kembali menurunkan 5 pemain naturalisasi dari RRC.

Tim Nasional putra Indonesia

Indonesia langsung menggebrak lewat permainan cepat di awal pertandingan. Amin membuka score dengan three point yang lalu diikuti oleh Mario. Mario kemudian juga berhasil melakukan steal di midcourt yang diselesaikan dengan lay up untuk keunggulan cepat 8-0 yang membuat pelatih Myanmar langsung meminta time out.

Sepertinya menyadari keterbatasan pemain bench Myanmar, Indonesia berkali-kali melakukan trap dan full court press yang akhirnya membuat Myanmar banyak melakukan turnover saat konsentrasi dan stamina mereka mulai menurun. Dengan berkali-kali memanfaatkan fast break hasil dari turnover, Indonesia unggul 43-26 di akhir quarter kedua yang ditutup oleh three point buzzer beater oleh Xaverius. Amin tampil cemerlang di 2 quarter pertama dengan berkali-kali melakukan three point yang sangat mulus.

Indonesia vs Myanmar

Quarter ketiga dimulai dengan line up Satria Muda Britama melawan Myanmar. Ya, pelatih Rastafari menurunkan 5 pemain SM untuk membuka quarter ketiga yaitu Faisal, Amin, Rony, Welly, dan Dodo. Setelah itu sempat tampil juga line up Pelita Jaya Esia plus yaitu Dimas, Ary Chandra, Andy Batam, dan Koming yang ditambah dengan Dwi dari CLS. Di akhir quarter ketiga Myanmar sempat memasukan seorang pemain cadangan yang terlihat grogi hingga gagal melakukan fastbreak lay up padahal tidak ada pemain Indonesia yang menjaganya.

Pemain Myanmar yang kelelahan karena bermain tanpa diganti tampak semakin frustasi dan semakin banyak melakukan turnover dan juga kehilangan akurasi tembakan. Di penghujung quarter 4 akhirnya pelatih Myanmar memasukan beberapa pemain cadangan karena score sudah terlalu jauh. Seluruh 12 pemain Indonesia berhasil mencetak angka di pertandingan ini, sementara dari Myanmar hanya kelima starter yang berhasil mencetak angka. Indonesia menang dengan score 84-45.

Sebenarnya selisih score bisa lebih besar karena pemain Indonesia beberapa berkali gagal memasukan bola karena sepertinya kurang serius setelah unggul cukup jauh, seperti Faisal yang melakukan turnover karena bola tersangkut di punggungnya saat mau melakukan behind the back pass saat fast break 3 lawan 1, dan juga di quarter terkahir beberapa pemain lain gagal menyelesaikan lay up saat sudah di bawah ring.

Secara kesuluruhan pemain Indonesia sudah tampil dengan baik, namun harus lebih fokus dan serius saat menghadapi lawan yang lebih imbang kekuatannya seperti Malaysia dan Singapore.

Hidup Indonesia!

Update tim putra Indonesia

Game 2, 15 November 2011
Indonesia 59 – Malaysia 45
Andy Batam 11 point & 11 rebound

Game 3, 16 November 2011
Indonesia 80 – Singapore 75
Rony Gunawan 23 point & 9 rebound

Semifinal, 18 November 2011
Indonesia 62 – Thailand 65
Andy Batam 26 point & 6 rebound

Perebutan medali perunggu
Indonesia 78 – Malaysia 54

Update tim putri Indonesia

Game 2, 15 November 2011
Indonesia 56 – Thailand 61

Game 3, 18 November 2011
Indonesia 48 – Malaysia 70

Daftar pemain tim putra Indonesia untuk Sea Games 2011 :

4 Xaverius Prawiro (Aspac)
5 Andy Poedjakesuma (Pelita Jaya)
6 Ary Chandra (Pelita Jaya)
7 Amin Prihantono (Satria Muda)
8 Faisal Julius Achmad (Satria Muda)
9 Dimas Aryo Dewanto (Pelita Jaya)
10 Mario Wuysang (Satria Muda)
11 Dwi Haryoko (CLS)
12 Ponsianus Indrawan [Koming] (Pelita Jaya)
13 Rony Gunawan (Satria Muda)
14 Wellyanson Situmorang (Satria Muda)
15 Christian Ronaldo Sitepu [Dodo] (Satria Muda)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: